PTRP Goes to Malaysia 2025: Menggali Strategi Pariwisata Global di MOTAC Malaysia

PUTRAJAYA – Program Studi Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan (PTRP) Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro melaksanakan kunjungan resmi ke Kementerian Pariwisata, Seni, dan Budaya (MOTAC) Malaysia pada Rabu (29/10/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda internasional bertajuk “PTRP Goes to Malaysia 2025”.

Dengan mengusung tema besar mengenai dinamika pemindahan ibu kota, para mahasiswa mendalami studi kasus Putrajaya sebagai pusat administratif yang mampu mengintegrasikan fungsi pemerintahan dengan daya tarik wisata. Secara khusus di MOTAC, rombongan yang terdiri dari 41 mahasiswa angkatan 2022 dan dosen pendamping, Dr. Ir. Intan Muning Harjanti, memfokuskan diskusi pada strategi pengembangan destinasi wisata yang berdaya saing global.

Dalam pertemuan tersebut, pejabat MOTAC memaparkan sejumlah kebijakan unggulan Malaysia, di antaranya program Malaysia My Second Home, inisiatif Sukarelawan Pelancongan, Agropelancongan Mahasiswa, hingga kesuksesan Program Pelancongan Homestay Malaysia. Paparan ini memberikan gambaran nyata bagaimana perencanaan tata ruang berperan vital dalam menciptakan ekosistem wisata yang berkelanjutan.

Dr. Ir. Intan Muning Harjanti menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk membandingkan praktik kebijakan antara Malaysia dan Indonesia. Hal ini diharapkan dapat memberikan wawasan integratif bagi mahasiswa dalam merancang pengembangan destinasi wisata berkelanjutan di tanah air, terutama sebagai referensi untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang tengah berjalan.

Melalui diskusi ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teoretis, tetapi juga melihat langsung bagaimana model pengelolaan pariwisata berkelanjutan diterapkan secara nyata di Malaysia. Kunjungan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi para calon perencana dalam menyusun strategi kebijakan yang mampu mengintegrasikan aspek tata ruang dan potensi wisata di Indonesia di masa depan.