PUTRAJAYA, MALAYSIA – Pengetahuan mengenai tata ruang tidak akan lengkap tanpa pemahaman mendalam tentang administrasi pertanahan. Prinsip inilah yang mendasari kunjungan akademik Program Studi Sarjana Terapan Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan (PTRP) Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro ke Jabatan Ketua Pengarah Tanah dan Galian Persekutuan (JKPTG) Malaysia pada Rabu (29/10/2025).
Sebagai bagian dari rangkaian “PTRP Goes to Malaysia 2025”, kunjungan ini secara spesifik mengeksplorasi sisi teknis dan legal melalui subtema “Land Aspects in the Relocation of the Capital City”. Fokus utamanya adalah membedah bagaimana manajemen lahan menjadi tulang punggung dalam kesuksesan pembangunan Putrajaya sebagai pusat administratif.
Belajar dari Sistem Federal Malaysia
Dalam sesi ini, sebanyak 83 mahasiswa angkatan 2022 didampingi tiga dosen pembimbing mendalami peran vital JKPTG dalam skala nasional. Mahasiswa mempelajari mekanisme pengadaan tanah (land acquisition), pengelolaan aset-aset negara, hingga kebijakan pertanahan yang mampu memberikan kepastian hukum bagi pembangunan berkelanjutan.
Diskusi interaktif yang berlangsung memberikan gambaran nyata bahwa pemindahan ibu kota memerlukan fondasi manajemen pertanahan yang kuat untuk memastikan efektivitas pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di masa depan.

Implikasi bagi Masa Depan Pertanahan di Indonesia
Kunjungan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan analisis komparatif antara sistem pertanahan di Malaysia dan Indonesia. Hal ini menjadi sangat krusial mengingat tantangan besar yang dihadapi Indonesia dalam pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), di mana aspek pengadaan lahan dan kepastian hukum menjadi faktor kunci.
Dengan keterlibatan langsung dalam studi lapangan internasional ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki perspektif profesional yang luas mengenai keterkaitan antara administrasi pertanahan dan perencanaan wilayah yang strategis.
Kunjungan ke JKPTG ini sekaligus menutup rangkaian studi instansi pemerintah dalam agenda KKL luar negeri tahun ini, memperkuat komitmen Prodi PTRP Undip dalam mencetak calon perencana yang berwawasan global dan kompeten secara teknis.
