Desa Gesikan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, memiliki potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang cukup besar, khususnya pada sektor pangan olahan. Produk unggulan seperti kerupuk rambak, kerupuk gaplek, kerupuk karak, serta budidaya jamur kuping menjadi sumber penghidupan masyarakat sekaligus identitas ekonomi lokal Desa Gesikan. Untuk mendukung pengembangan potensi tersebut, dilakukan kegiatan mapping persebaran dan digitalisasi UMKM.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Arvisha Putri Az-zahra, mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) Program Studi Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan (PTRP) dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Program ini bertujuan untuk menyediakan informasi lokasi UMKM secara terstruktur dan mudah diakses, sehingga dapat menunjang promosi dan pengembangan UMKM lokal.
Dalam pelaksanaannya, Arvisha berkolaborasi dengan Redy Juniar Ganefri, mahasiswa Program Studi Teknik Geodesi Universitas Diponegoro. Kolaborasi lintas keilmuan ini menghasilkan pemetaan UMKM yang akurat secara spasial dan relevan untuk perencanaan pengembangan ekonomi desa. Kegiatan diawali dengan survei lapangan dan pendataan langsung ke pelaku UMKM kerupuk rambak, kerupuk gaplek, kerupuk karak, dan jamur kuping yang tersebar di wilayah Desa Gesikan.

Kegiatan mapping dan digitalisasi UMKM ini mendapat dukungan penuh dari warga dan pelaku UMKM setempat. Masyarakat berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi usaha serta mendampingi proses pendataan di lapangan. Dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan data UMKM yang dihimpun.
Data hasil survei kemudian diolah menjadi peta persebaran UMKM Desa Gesikan yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa sebagai basis data UMKM dan media pendukung promosi. Peta ini diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai sebaran lokasi UMKM di Desa Gesikan.
Selain penyusunan peta digital, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemasangan signage UMKM di beberapa titik strategis desa. Signage berfungsi sebagai penanda lokasi dan penunjuk arah menuju UMKM, sehingga memudahkan masyarakat maupun pengunjung dari luar desa dalam mengakses sentra UMKM.

Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM Desa Gesikan dapat memiliki visibilitas yang lebih tinggi dan daya saing yang meningkat. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi langkah awal dalam mendorong pengembangan UMKM Desa Gesikan secara berkelanjutan serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.